Kamis, 19 Desember 2019

Teruntuk kamu yang sedang patah hati.



 Tuhan Mematahkan Hatimu, untuk Menyelamatkanmu dari Orang yang Salah

 
 
 Hallo, apa kabar?
 Bagaimana hatimu, apakah baik-baik saja?

 Untuk kamu yang sedang patah hati. Sebelum lebih jauh lagi mengutuki diri sendiri dan menyesali     tentang apa yang telah terjadi, ingatlah satu hal ini "Dirimu amat sangat berharga!".  Mungkin bukan dia yang kamu harapkan, tapi percayalah saat ini ada banyak orang diluar sana yang peduli pada dirimu. 

Mungkin bagimu ini hanyalah sebuah omong kosong, tetapi ketahuilah, kamu tidak sendirian banyak orang diluar sana yang pernah ada di posisimu saat ini. Aku tahu bagaimana rasanya orang paling kamu sayang pergi begitu saja. Yang kamu bisa lakukan sekarang hanyalah nikmati prosesnya, walau terasa sangat sulit. Tetapi ketika kamu berhasil bangkit dari semua hal yang menyakiti dirimu, artinya kamu telah menang. Yakinlah akan ada pelangi setelah hujan. 

Untuk kamu yang masih bangun dalam dengan mata sembab karena tertidur dalam keadaan menangis, aku tahu ini bukan hal yang mudah, saat mengetahui orang paling kamu sayang mengkhianatimu. sementara dirimu rela memberikan apapun untuknya agar bisa melihatnya tersenyum. aku tahu bagaimana perihnya itu.
Kata orang, setia itu hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang berkualitas saja. Bukan mengenai setia atau tidak berselingkuh , tapi setia dan konsisten pada pilihan.

"Mendapatkan itu gampang, yang sulit adalah ketika kamu mempertahankan apa yang telah kamu pilih" 


Terkadang kita perlu berfikir seperti anak kecil yang cenderung simpel dan sederhana.
Seseorang yang mencintai kamu, tidak akan membiarkanmu menjadi pilihan baginya. ia tidak akan pernah menjadikan kebohongan sebagai alasan, bahwa dengan kebohongan ia bisa membuatmu bahagia. Ia tidak akan pernah membiarkanmu mengemis apapun kepadanya. Dan jika ia sayang padamu ia tidak akan pernah menjadikan keburukanmu sebagai alasannya pergi darimu. Percayalah, jika dia memang cinta sejatimu, seberat apapun lika-liku yang harus dilalui, langit punya cara sendiri untuk menyatukan kembali.

"Suatu saat nanti aku akan jadi hebat, dan membuatmu menyesal."